BIT :
Komuter pada dasarnya hanya berurusan dengan angka. Sekalipun kita dapat menggunakan
pengolah angka, huruf, kata, bahkan gambar dan animasi, tetapi sebenarnya semua itu
hanya perwujuddan dari kombinasi angka-angka yang dikenal oleh komputer. Bahkan jika
ditilik lebih jauh, komputer malahan tidak mengerti angka 0 sampai dengan 9 seperti
sistem desimal yang kita gunakan sehari-hari, tetapi komputer hanya mengenal angka 0
dan 1 (atau dalam pengeria lain adalah on dan off)
Kombinasi angka 0 dan 1 tersebut dikenal sebagai sistem biner/binary. Setiap huruf,
angka, kata, gambar, animasi, suara yand dihasilkan oleh komputer selalu dapat
di-representasikan sebagai kombinasi dari angka 0 dan 1 tersebut. Setiap digit dari
sistem biner akan disebut dengan binary digit atau bit.
BYTE :
Sebuah grup yang terdiri dari 8 bit. Satu byte dapat menyimpan hingga 256 macam
informasi (ingat, 2 pangkat 8 sama dengan 256), misalnya angka 0 hingga 255 atau
256 huruf dan simbol yang berbeda-beda. Byte terkadang juga disebut dengan oktet
terutama untuk sistem koneksi seperti protokol Internet.
WORD :
Word, sebuah grup yang terdiri dari beberapa byte. Pada pemrogramman WIN32, word
biasanya mewujudkan 2 byte atau 16 bit. Grup dari 4 byte atau 32 bit disebut dengan
double-word.
REPRESENTASI :
Karena komputer hanya mengenal angka 0 dan 1, maka segalanya merupakan kumpulan yang
sangat besar dari kombinasi angka 0 dan 1 tersebut. Manusia tentunya tidak mengerti
bila disodori kumpulan 0 dan 1 tersebut. Karena itu komputer harus me-representasikan
(mewujudkan) angka-angka tersebut dalam bentuk yang dikenal manusia. Hal ini telah
kita singgung sedikit tadi. Misalnya sebuah byte akan diwujudkan dalam bentuk 0
hingga 255, tetapi mungkin bisa juga -127 hingga 128.
MEMORI :
Memori komputer adalah kumpulan dari byte yang sangat besar, yang diwujudkan sebagai
angka, huruf, kata, dan lain-lain yang pada saat itu digunakan.
Ketika Anda mengetik surat dengan perangkat pengolah kata, komputer akan memanggil
file program pengolah kata ke dalam memori, termasuk huruf-huruf yang Anda ketikkan.
Jika pekerjaan selesai Anda dapat menyimpan dokumen Anda dan keluar dari program
pengolah kata tersebut. Program pengolah kata akan dibuang dari memori, termasuk
huruf-huruf yang Anda ketikkan tadi. Tetapi karena telah disimpan, dokumen akan
berada pada sebuah file di disc atau media penyimpanan lain.
Memori dikatakan merupakan kumpulan dari byte karena seluruh byte tersebut ditata dan
diberi nomor dari 0 hingga angka yang sangat besar tergantung dari kapasitas memori.
Misalnya memori Anda berukuran 128 MB, maka byte tersebut akan disusun dengan angka 0
hingga 134.214.727. Nomor dari setiap byte disebut address byte.
FILE :
File adalah kumpulan data yang disimpan dalam satu nama pada sebuah disk atau media
penyimpanan permanen lain. Komputer harus memanggil file ke dalam memori sebelum dapat
bekerja dengan file tersebut.
PROGRAM :
Program adalah daftar instruksi langkah demi langkah yang memerintahkan komputer untuk
melakukan sesuatu. Komputer sebenarnya dalah sesuatu yang sangat bodoh, jadi dia
membutuhkan instruksi yang sangat jelas, detail, serta diberikan langkah demi langkah
untuk dapat mengerjakan sesuatu.
Definisi yang sedikit lebih rumit dari program adalah kata, ekspresi, pernyataan, atau
kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa
urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan
bahasa pemrogramman sehingga dapat diekseskusi (dijalankan) oleh komputer.
PEMROGRAMMAN :
Secara mudah dapat dikatakan bahwa pemrogramman adalah proses pembuatan program. Proses
pembuatan program dilakukan dengan sesuatu yang disebut bahasa pemrogramman.
PROGRAMMER :
Programmer adalah orang yang (pekerjaannya) membuat suatu program. Kata pekerjaan diberi
tanda kurung karena terkadang orang-orang tertentu yang membuat program sebagai hobi
saja dan tidak mengandalkannya untuk mencari nafkah.
BAHASA PEMROGRAMMAN :
Seperti layaknya manusia yang berkomunikasi dengan berbagai bahasa, pemrogramman juga
membutuhkan bahasa tertentu yang dapat dimengerti baik oleh komputer maupun manusia.
Dengan bahasa pemrogramman manusia membuat instruksi-instruksi tertentu yang kemudian
dijalankan oleh komputer.
Secara umum bahasa pemrogramman terbagi menjadi 4 kategori. Lihat dibawah ini.
BAHASA PEMROGRAMMAN LEVEL RENDAH :
Low level language lebih diorientasikan untuk dapat dimengerti oleh komputer. Programmer
yang menangani bahasa ini harus menyesuaikan diri dengan pola "berpikir" komputer,
sehingga bahasa yang termasuk kategori ini relatif sulit untuk dipelajari, apalagi oleh
para pemula. Contoh bahasa pmrogramman yang termasuk kategori ini adalah Assembly.
BAHASA PEMROGRAMMAN LEVEL MENENGAH :
Middle level language memiliki aturan-aturan tertentu mirip dengan bahasa yang digunakan
sehari-hari, namun juga memiliki instruks-instruksi yang mudah ditanggapi oleh komputer.
Bahasa ini sudah relatif mudah dipelajari, misalnya bahasa C.
BAHASA PEMROGRAMMAN LEVEL TINGGI :
High level language memiliki aturan-aturan gramatikal dan ekspresi yang sudah sangat
mirip dengan bahasa manusia sehingga relatif mudah dipelajari termasuk oleh pemula
sekalipun. Namun karena mudah dipahami oleh manusia, bahasa ini menjadi "sulit" dipahami
oleh komputer, oleh karena itu biasanya waktu yang diperlukan untuk mengeksekusi bahasa
ini lebih lama dibandingkan dengan 2 level bahasa yang sebelumnya. Contoh bahasa
pemrogramman ini adalah BASIC, Pascal, Fortran, dan Cobol.
BAHASA PEMROGRAMMAN BERORIENTASI OBJEK :
Oriented Object Programming (OOP) memilik berbagai macam objek yang didalamnya telah
berisi dengan fungsi-fungsi pemrogramman tertentu. Untuk melakukan tindakan tertentu
Anda tinggal menginstruksikan kepada objek-objek tersebut. Bahasa pemrogramman yang
termasuk dalam kategori ini adalah VISUAL BASIC, Delphi, Java, dan C++.
INTERPRETER :
Interpreter adalah perangkat yang menerjemahkan bahasa pemrogramman ke dalam bentuk yang
dimengerti oleh komputer. Interpreter akan menerjemahkan baha pemrogrammans secara
berurut (sequence) dan langkah demi langkah. Jika pada saat proses penerjemahan
ditemukan kesalahan, maka Interpreter akan menampilkan pesan kesalahan dan proses
eksekusi program akan dihentikan.
KOMPILER :
Pada dasarnya kompiler (compiler) juga merupakan penerjemah, namun dengan cara kerja
yang sedikit berbeda (To Interpret berarti menerjemahkan, sedangkan to compile berarti
mengumpulkan atau menyusun).
Kerja dari kompiler adalah menerjemahkan instruksi-instruksi dalam satu kesatuan modul
dan mengabung-gabungkannya (lingking) dengan modul-modul lain yang dibutuhkan hingga
dihasilkan suatu program yang dapat dijalankan.
Bila pada saat pnerjemahan dan penggabungan terdapat kesalahan, proses ekseskusi akan
berhenti dan kompiler akan menampillkan pesan kesalahan.
Sabtu, 06 September 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar